PWK UNEJ JUARA LKTI NASIONAL CEER’S SCIENTIFIC FAIR 2021

Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Jember kembali memperoleh penghargaan atas prestasinya dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Ceer’s Scientific Fair 2021 tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kelompok Studi Penelitian Ekonomi, Universitas Jember. Tim dari Basukiraya Backbone yang beranggotakan 3 mahasiswa Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Jember Angkatan 2019 yaitu Muhammad Fakhraen Fasya Mandala, Febrina Nur Rahmi Briliana, dan Tasya Amelia Auranisa dengan dosen pembimbing Ibu Ratih Novi Listyawati, S.T.,M.Eng. berhasil memperoleh Juara 1 pada sesi final yang diselenggarakan hari Minggu, 5 September 2021.

Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Ceer’s Scientific Fair 2021 merupakan lomba karya tulis ilmiah yang berlangsung selama kurang lebih satu setengah bulan dengan tujuan meningkatkan kreativitas dan inovasi generasi millennial dalam mempercepat Sustainable Development Goals (SDG’s). tema besar dari LKTI ini adalah Strategi Kreatif dan Inovatif Generasi Milenial Sebagai Upaya Percepatan SDG’s.

Tim dari Besukiraya Backbone mengambil sub tema pariwisata dengan mengangkat judul “Pengembangan Kawasan Wisata Majapahit Berkelanjutan Melalui Strategi 5w (What to See, What to Buy, What to Do, What to Arrive, dan What to Stay)”. dibekali dengan pengalaman langsung di lapangan serta materi pengembangan kepariwisataan di dalam Perencanaan Wilayah dan Kota, tim ini menggunakan teknik analisa kualitatif “Triangulasi” untuk mendapatkan potensi dan masalah yang akan digunakan untuk menyusun rencana pengembangan kegiatan wisata di Desa Bejijong. Beberapa rencana tersebut antara lain penyediaan galeri seni (What to See), sarana pementasan dan kerajinan (What to Do), penginapan dengan arsitektur majapahit (What to Stay), pusat oleh oleh (What to Buy), serta pusat informasi dan parkir (What to Arrive).

Proses seleksi perlombaan terdapat tiga tahap, yaitu seleksi abstrak, seleksi full paper, dan presentasi final untuk sepuluh finalis. Pada tahap final, tim Basukiraya Backbone diberikan waktu sepuluh menit untuk mempresentasikan karya tulis. Dan lima belas menit untuk sesi tanya jawab bersama tiga juri. Berhasil menjawab pertanyaan, tim mendapatkan komentar positif akan antusiasme nya dalam mengembangkan wisata budaya. Setelah melalui tahap presentasi, Basukiraya Backbone akhirnya ditetapkan sebagai juara pertama dalam Lomba Karya Tulis Nasional ini. Semoga prestasi ini dapat menjadi lecutan bagi mahasiswa utamanya mahasiswa program studi Perencanaan Wilayah dan Kota untuk selalu semangat dalam menorehkan prestasi

 

Posted on: September 10, 2021, by :
ArabicChinese (Simplified)DutchEnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish