Kuliah Lapangan Perencanaan Pertanian Industrial

By Mirtha Firmansyah

Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota pada tanggal 13 Mei 2019 mengadakan Kuliah lapangan di PTPN X unit Kebun Kertosari Kabupaten Jember yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Diikuti oleh 7 mahasiswa dan 2 Dosen. Bu Luh Putu Suciati S.P., M.Si dan Pak Mirta Firmansyah S.T., M.T. Kuliah lapangan dilakukan dalam rangka Mata Kuliah Perencanaan Pertanian Industrial. Kunjungan ditemui oleh Laurentius ST.G Tumanggor selaku General Manager PTPN X Kebun Kertosari.

 

Sejarah PTPN X didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah R.I  No. 15 Tanggal 14 Februari Tahun 1996 mengenai pengalihan bentuk Badan Usaha Milik Negara dari PT Perkebunan (Eka. PTP 19, Eks. PTP 21-22 dan Eks. PTP 27). Adapun PTPN X Kebun Kertosari merupakan anak perusahaan dibawah naungan PTPN X pudat. PTPN X Kebun Kertosari memiliki komoditi utama yaitu Tembakau Bawah Naungan (TBN), Tembakau Na Oogst (NO) dan Tanaman Kakao.

Produk tembakau di PTPN X unit Kebun Kertosari Kabupaten Jember keseluruhan diekspor dengan harga yang ditentukan berdasarkan kualitasnya. Adapun kualitas Tembakau Na-Oogst dibedakan menjadi tiga yaitu dekblad, omblad dan filler. Tembakau dengan kulaitas dekblad digunakan sebagai bahan pembalut luar cerutu. Temabkau kualitas omblad digunakan sebagai pembalut lapisan kedua dan harus memiliki rasa yang khas. Sedangkan tmbakau kualitas filler digunakan sebagai bahan isian cerutu singga kualitas ini memiliki rasa yang dominan.

Terkenalnya dan mendunianya produk daun tembakau Na-Oogst dari Kebun Kertosari tidak terlepas dari sistem industri pertanian yang mengelola dari hulu sampai hilir prosuksi. Identifikasi industri pertanian di Kebun Kertosari dilakukan guna mengetahui banagaimana tambakau Na-Oogst di produksi dan didistribusikan. Secara umum proses alur produksi pada idnetifikasi industri Kebun Kertosari terabgi menjadi beberapa ta yaitu:

Aspek Teknis Industri : Dari aspek teknis industri kebun Kertosari mendapatkan bahan baku dari lahan dengan sistem sewa kepada petani Tembakau yang terbser di 17 Kecamatan. Adapun dari segi proses secara umum Kebun Kertosari hanyan pada proses pengeringan dan fermentasi. Hasil dari produk pengeringan dan fermentasi kemudaian disalurkan ke mitra melalui distribusi, cutting bobbin dan pasar lokal. Dari segi infrastruktur industri mayoritas masih berupa teknik pengolahan sederhana.

Aspek Lingkungan : dari segi sistem produksi terdiri dari proses pemetikan, sortasi, penyujenan, pengeringan, turun truk, saring rompos, fermentasi, bir-biran, sortasi akhir dan pengepakan. Adapun proses pengolahan limbah terbagi menjadi dua yaitu limabah organik (sisa tumbuhan) dikelola masayarakt  dan B3 dikelola melalui kerjasama di Bogor.

Aspek Ekonomi : dari segi pemasaran mayoritas hasil diditribusikan ke luar negeri yang bertujuan pengolahan lebih lanjut untuk pembuatan cerutu. Berdasarkan hasil perhitungan LQ sektor tembakau merupakan sektor basis di Kabupaten Jember.

Aspek Sosial : PTPN X Kertosari merupakan salah satu unit perusahaan Perebunan Nusantara dibawah naungan PTPN X yang berkantor pusat di Kota Surabaya. Adapun dari segi penekatan sosial yang tedapat pada PTPN X Kebun Kertosari berupa adanya acara-acara aksi sosial kepada masyarakat dan pekerja.

 

 

Posted on: August 30, 2019, by :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *